Itulah tujuan hidup kita, sebagaimana disebutkan oleh Allah Ta'ala dalam al-Qur'an surat Az-Zariyat [51] ayat 56, "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.". Ibadah, secara bahasa, berarti tunduk. Dalam makna yang lebih luas, para ulama menyatakan ibadah mencakup seluruh apa yang diridhoi oleh Jika dia berdoa dengan benar. Karena Allah memerintahkannya dan Allah menjamin dikabulkannya do'a itu. Seorang mukmin yang berdo'a harus yakin bahwa Allah pasti mendengar doanya. Allah bukanlah Rabb yang tuli. Oleh karena itu jika kita merasa doa kita belum kunjung dikabulkan, maka arahkanlah telunjuk itu ke diri kita. Berikut saya kutipkan efek-efek positif Ibadah bagi manusia : 2. Ibadah dapat mendekatkan pelakunnya kepada Allah SWT. Ibadah dapat menguatkan ruh. Memberikan ketenangan dan rasa aman dalam diri. Tidak adanya ketergantungan kepada makhluk. Memberikan ganjaran. Membuat wajah manusia menjadi bercahaya. Adapun hakekat ibadah yaitu: Ibadah adalah tujuan hidup kita. Hakikat ibadah itu adalah melaksanakan apa yang Allah cintai dan ridhai dengan penuh ketundukan dan kerendahan diri kepadaNya. Ibadah akan terwujud dengan cara melaksanakan perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya. Cinta, maksudnya cinta kepada Allah dan Rasul-Nya yang mengandung Demikian pula misalnya, kita mau sholat dhuhur 4 roka'at. Tapi, kita kerjakan hanya 3 roka'at. Ah, gak apa-apa Allah kan Maha Pemurah, cuman kurang satu roka'at ini. Jiahh….! meski Allah Maha Pemurah, bukan berarti dalam soal ibadah kita boleh main-main seenak udel. Tetep mesti ngikutin aturan dan tahu ilmunya. Ibadah puasa, sebagai ibadah wajib kaum beriman, satu dari sekian banyak ibadah yang membuat akal, hawa nafsu, bisa ditundukkan dengan sikap tawaddu, pengendalian diri dari hal-hal yang merusak ibadah. Ini ibadah yang membangun pondasi kejujuran luar biasa. Ibadah puasa di bulan suci Ramadhan yang setiap tahun dirindukan kedatangannya, tempat Apakah Allah Butuh Ibadah Kita?--Mencari sekolah Masa Depan terbaik untuk anak anda berbasis Project Based on Qur'an (PBQ)berdasarkan potensi anak anda (Mult Ustaz Miftahudin mengatakan, ibadah harus dibarengi oleh kemauan yang kuat, yaitu dengan mengikhlaskan diri sepenuhnya kepada Allah. Kemudian, melaksanakan ibadah juga harus memiliki tujuan sukses dunia dan akhirat. Sukses di dunia yang dimaksud adalah segala amal perbuatannya baik dan bermanfaat untuk orang lain. قُلْ اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ "Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam." (QS Al Anam 162) Apabila dia melaksanakan ibadah kepada Allah menuruti syari'at yang diajarkan Rasulullah niscaya akan ada ahlul bida' wal ahwaa' yang menghalangi di hadapannya, demikian pula orang-orang bodoh yang tidak kenal agama kecuali ajaran warisan nenek moyang mereka. .amin, oia akhy….apakah kita berdosa apbila mngeluh dgn orng lain ktika Pengharapan Kristen adalah sebuah lompatan maju yang penuh keyakinan akan apa yang bisa terjadi. Kita mengambil tindakan. Kita aktif bergerak. Dalam The Message, Eugene Peterson memakai frasa Adz Dzariat: 56-58) "Kita beribadah atau tidak, kita melakukan amal kebaikan atau tidak. Kita taat atau ingkar, kita maksiat atau tidak, sama sekali tidak berpengaruh pada keagungan Allah Ta'ala. Andai seluruh manusia beriman dan bertakwa, keagungan Allah tetap pada kesempurnaan-Nya," terang Habib Quraisy . (. Dari sini kita dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa Allah tidak butuh ibadah kita melainkan sebaliknya, kitalah yang butuh! Ibadah itu ibarat makan, kita makan agar mendapatkan energi, membantu pertumbuhan jasmani. Begitu juga dengan ibadah, kita beribadah agar mendapatkan ketentraman dan kedamaian rohani, dan juga agar semakin menumbuhkan Sekali waktu muncul pertanyaan di pikiran kita perihal kewajiban ibadah untuk manusia. Pertanyaan kenapa Allah mewajibkan sesuatu kepada manusia memang tampak konyol dan mungkin kurang ajar. Tetapi pertanyaan itu wajar saja muncul karena Allah memang menganugerahkan kita akal pikiran yang dapat bertanya. Islam menghendaki agar kita berpikir dan tidak terjebak dalam kebekuan berpikir (kejumudan). Allah tidak membutuhkan siapa pun sebagai perantara ( wasilah) dalam hal ibadah. Di sisi lain, Allah juga mengangkat Rasul sebagai perantara ( wasilah) untuk menyampaikan tata cara beribadah yang benar kepada-Nya. zci6C.

apakah allah butuh ibadah kita