Pernahsaat itu kami terlambat di 3 hari pertama kerja, di mana keterlambatan adalah sesuatu yang cukup signifikan bagi orang Jepang. Hambatan ketiga adalah makanan. Setiap mampir ke supermarket, yang kami beli selalu ikan, telur, dan sayuran. Soloposcom, SEMARANG — SMK Negeri Jawa Tengah atau SMKN Jateng semester ini membuka kelas magang ke Jepang untuk 40 siswa. Ketika lolos seleksi, siswa yang mengikuti program magang ke Jepang ini bisa berkuliah sambil kerja di Negeri Sakura. Mantapnya lagi, siswa yang mengikuti program ini juga berkesempatan bekerja pada perusahaan di Jepang itu setelah selesai edukasi. Karenaitu, saya tidak mengharapkan suatu bidang pekerjaan tertentu, namun berdasarkan hasil, akhirnya saya dipekerjakan di bidang "pengelasan". Di Indonesia, seharusnya ada pelatihan oleh lembaga penanggung jawab sebelum para pekerja magang diberangkatkan ke Jepang. SyaratSyarat Kerja di Jepang. Syarat untuk bisa bekerja di sana, wajib dipenuhi. Termasuk salah satunya bisa berbahasa Jepang serta paham dan bisa membaca huruf Jepang, karena di sana minim yang bisa bahasa Inggris. Berikut adalah syarat kerja di negara Jepang yang harus dipenuhi; Pendidikan minimal SMA, lebih baik lagi jika lulusan D3 atau S1. Bagikalian yang ingin bekerja di jepang melalui jalur magang maupun tokutei ginou, sebaiknya pahami dulu bidang kerja yang bisa kalian pilih selama di jepang nanti. Update 3 Maret: 2021: Jenis kerja Pemeliharaan dan Perbaikan Jalur Kereta dan Pembuatan Produk dari Karet telah ditambahkan ke dalam Jenis Kerja pemagangan. 1. Pemagangan (技能実習 AA. Tokutei Ginou, Alternatif Kerja di Jepang selain Magang (Unsplash.com) Bisa kerja di Jepang adalah cita-cita beberapa orang Indonesia yang saya temui. Peradaban yang maju, teknologi yang canggih, dan budaya yang populer membuat banyak orang tertarik datang ke Negeri Sakura. Sebenarnya saat ini sudah ada puluhan ribu pekerja migran asal Taruhlahbegini, setiap hari sabtu kita masuk lembur. Berarti 8 jam dikalikan 4 hari sabtu selama 1 bulan. Jadi 8 x 4 = 32 jam. Kemudian di tambah, misalnya saja kita tiap hari lembur 1 jam. Ini hanya misalnya loh. Jadi, hari kerja dari senin sampai jum'at = 5 hari. Kemudian ada 4 minggu, maka 5 hari dikali 4 minggu di kali 1 jam = 20 jam. JAKARTA Pemerintah Indonesia dan Jepang sepakat menjalin kerja sama di bidang penempatan tenaga kerja berketerampilan spesifik atau Specified Skilled Worker (SSW) untuk bekerja di negara Sakura itu.. Setidaknya, ada 14 sektor yang dibutuhkan Jepang untuk diisi oleh tenaga kerja asing. Total kuota tenaga kerja yang dibutuhkan Jepang adalah 345.150 orang. Magangke jepang ini TIDAK SAMA dengan kerja ke Taiwan, Korea, Malaysia, Arab atau negara lainnya yang berstatus sebagai TKI.Status magang ke jepang adalah sebagai trainee. Perbedaan ini terletak pada status perlindungan hukum,gaji,dan fasilitas yang diberikan, selama di jepang peserta magang mendapatkan fasilitas apartemen (APATO) atau rumah Istilahmagang biasanya banyak ditujukan kepada negara seperti Jepang dan Korea Selatan. Sedangkan untuk negara lain, seperti Singapura, dan negara-negara di Timur Tengah, digunakan istilah kerja atau bekerja. Menanggapi dua istilah ini, Kepala Seksi Penyiapan dan Penempatan BNP3TKI, Fredi Situmorang, memberi jawaban soal dua istilah ini. Simakcara daftar magang di Jepang dan gaji yang bisa didapatkan. mengikuti program kerja magang di Jepang selama 3 tahun dengan bermaterai lari 3.000 meter dengan waktu 15 menit, selain ProgramTokutei Ginou Jepang Caregiver. Program magang di Jepang memang cukup populer sejak tahun 90-an. Gaji magang di Jepang yang terbilang besar membuat orang-orang berbondong-bondong ingin bekerja di Jepang. Namun kamu perlu tahu bahwa pemerintah Jepang merilis program kerja di Jepang yang lebih baru lagi, yaitu Tokutei Ginou. Selainitu, pemagang juga berhak atas tunjangan dan upah lembur. Nominal keduanya dapat berbeda-beda, tergantung pada sektor atau bidang apa pemagang bekerja. Berdasar kurs berlaku, maka gaji kerja magang di Jepang sekitar Rp15 juta hingga Rp20juta tiap bulannya. Biaya hidup di Jepang terbilang cukup mahal. Untuk makanan, umumnya individu Dalammata kuliah ini, kamu akan belajar bagaimana berkomunikasi dengan bahasa Jepang sealami mungkin. Jadi, kalau mau kerja di Jepang atau perusahaan Jepang di Indonesia, bekalnya banyak! Bukan hanya akademik, kegiatan non-akademik juga berguna untuk pekerjaan, lho. Untuk itu, STBA LIA menyediakan berbagai kegiatan mahasiswa, seperti Klub Keinginanbekerja di Jepang bukanlah hal yang mustahil, sebab saat ini banyak jalan yang memberikan kemudahan bagi pelamar. Termasuk mengikuti program LPK magang Jepang yang memfasilitasi warga Indonesia untuk merintis karir di negeri Sakura. Sebelumnya, pembaca harus memahami tentang berbagai lembaga yang menyediakan pelatihan tersebut sebagaimana informasi di bawah ini: KwHPc59. Magang di Jepang Berapa Lama? Adalah pertanyaan dari beberapa orang sama sekali tak tahu, atau mungkin tahu sedikit, atau tak mengerti seputar magang ke jepang. Banyak juga yang menganggap magang ke jepang merupakan sama dengan profesi menjadi TKI di luar negeri, dan itu merupakan profesi yang kurang bergengsi, dan mereka melihat dgn sebelah mata. Mungkin Anda juga berpikiran seperti itu? Berikut merupakan sedikit penjelasan mengenai program magang ke Jepang. Sebelum kita mengupas tentang pertanyaan Magang di Jepang Berapa Lama, ada baiknya kita pahami betul betul apa itu program magang di Jepang yang dimulai dari tujuannya. Tujuan Magang di Jepang Magang ke jepang bertujuan untuk Transfer ilmu pengetahuan dan ketrampilan di perusahaan kecil dan menengah di jepang. Meningkatkan dan melatih sikap kerja dan kedisiplinan, dan etos kerja. Meningkatkan kesejahteraan peserta magang di Jepang dari Indonesia. photo Perbedaan magang di Jepang dan TKI Magang di Jepang pada dasarnya berbeda dengan kerja di luar negeri dengan status pekerja atau banyak dikenal TKI ke Hongkong, Korea, Malaysia, Taiwan, Arab atau negara lainnya. Tentu saja Magang di Jepang Berapa Lama juga berbeda. Tetapi yang paling mendasar ialah Perbedaa pada status, perlindungan undang-undang, gaji, & fasilitas yg diberi. Selama di Jepang, peserta magang menerima fasilitas apato apartemen atau rumah tinggal khusus untuk peserta magang yg dilengkapi dengan seluruh perabot & kelengkapan untuk menyokong kehidupan sehari2 peserta magang, umpamanya pralatan memasak, mesin cuci, pemanas air, AC, kulkas, TV, juga memperoleh fasilitas transportasi yakni sepeda pancal. Keselamatan Kerja paling diutamakan oleh perusahaan Jepang, dan seluruh peserta magang dilindungi oleh asuransi. Untuk mengetahui perbedaannya dapat dibandingkan jaminan keselamatan kerja Jepang, dapat bandingkan sendiri dari standar perusahaan Jepang yang ada di Indonesia. Status magang di Jepang Status Magang ke Jepang merupakan sebagai trainee selama 1 atau 3 tahun atau lebih maksimal 5 tahun tergantung alternatif peserta yg akan dipekerjakan di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, industri manufacture / pabrik, konstruksi, garment, perkapalan dan lainnya. Dari uraian ini, pertanyaan Magang di Jepang Berapa Lama? sudah terjawab. Selama di jepang, pada hari2 libur para peserta magang dapat berlibur atau bepergian ke beraneka kota di Jepang dengan memanfaatkan sarana transportasi yang canggih. Yaitu seperti densha kereta listrik , shinkansen kereta api pesat , chikatetsu kereta api bawah tanah bus, dan lainnya. Bermacam-macam acara festival tahunan jepang, perayaan2 atau matsuri bahkan dapat ditiru ataupun dirasakan oleh peserta magang. Jadi, kecuali berprofesi sebagai pemagang di perusahaan di jepang, para peserta magang juga akan bertambah wawasan seputar adat istiadat, kecanggihan teknologi, ataupun pengalaman menarik lainnya. Sesudah Magang di Jepang Apabila peserta sudah memecahkan magang selama 3 tahun, mereka rata rata membawa pulang Rp 250 juta 400 jutaan, malah ada yang lebih dari itu, tergantung pola hidup peserta di jepang. Coba bandingkan dgn berprofesi di Indonesia, umpamanya dengan gaji 2-3juta/bulan, butuh berapa tahun untuk dapat menerima uang sebanyak itu ? Sesudah 3 bulan semenjak kepulangan dari Jepang, peserta masih akan mendapatkan nenkin semacam asuransi atau tunjangan hari tua yg selama magang di jpn dibayarkan tiap-tiap bulan. Rata rata mendapatkan berkisar antara 20 jt 50 juta. Bukan cuma itu, ada banyak perusahaan jepang di Indonesia yang menawarkan profesi kepada para peserta magang yang sudah kembali ke indonesia. Tentunya dengan gaji atau jabatan atau posisi di perusahaan tersebut. Tentunya dengan syarat mempunyai kemampuan mantan peserta magang jepang tersebut akan mendapatkan gaji lebih tinggi ketimbang karyawan pada lazimnya. Para peserta magang yang sudah pulang ke indonesia juga dengan gampang dapat mendaftar ke perusahaan – perusahaan lain yang mempunyai bidang yang sama dengan keahlian yg dimilikinya selama magang di jepang. Selain daripada itu, para peserta magang yang sudah pulang ke Indonesia juga dapat membuka usaha mandiri. Kegiatan itu dapat didukung dengan modal usaha yg dikumpulkan selama magang ke jepang. Atau dengang pilihan lain dapat melanjutkan kuliah untuk menerima pengajaran yg lebih tinggi. Itulah uraian tentang Magang di Jepang Berapa Lama, semoga berguna dan jangan lewatkan seleksi nasional magang jepang di gaerah masing masing. Bukan hanya sekolah di negara asing, magang ke luar negeri juga bisa menjadi pilihan tepat untuk mengembangkan pengalaman kerja. Melalui program magang di Jepang, peserta dapat meniti karir dan memperoleh berbagai keuntungan. Sebagai bentuk persiapan, pembaca bisa mempelajari tentang prosedur hingga jalur magang yang dapat ditempuh seperti pembahasan berikut Daftar Isi Sekilas Tentang Program Magang di Jepang Prosedur Pendaftaran Magang Jalur Magang di Jepang Keuntungan Mengikuti Magang ke Jepang Sekilas Tentang Program Magang di Jepang Penyelenggaraan program magang sebetulnya telah dilaksanakan oleh Indonesia dan Jepang sejak tahun 1993. Kerjasama ini terus dijalankan karena menghasilkan keuntungan bagi kedua negara. Program magang ke Jepang lebih diperuntukkan sebagai bentuk pembelajaran bagi warga Indonesia. Sehingga nantinya bisa mengembangkan industri yang terdapat di Indonesia. Artikel Pilihan Prosedur Pendaftaran Magang Ketika pembaca memutuskan untuk magang di Jepang, sebaiknya mempelajari prosedurnya terlebih dahulu. Sehingga nantinya tidak terlalu kesulitan ketika mendaftar magang, sebab alurnya sudah dipahami dengan baik. Sebelum berstatus trainee, ada banyak tahapan yang perlu dilalui. Berikut prosedur pendaftaran magang ke Jepang yang bisa dipelajari 1. Melengkapi Persyaratan Pemagang Program magang ke Jepang ini pada dasarnya bisa diikuti oleh siapa pun yang mempunyai minimal ijazah SMA atau SMK. Peserta tidak boleh mempunyai riwayat cacat fisik, bekas luka operasi, mata minus lebih dari -5 dan penyakit dalam. Di samping itu, ada banyak ketentuan berkas yang perlu dipenuhi bagi pendaftar magang. 2. Mengisi Formulir Untuk mendapatkan formulir pendaftaran, pelamar bisa mengunjungi website LPK seperti LPK SAMIT, LPK Hadetama, dan lainnya. Untuk jalur resmi, formulir bisa diunduh melalui website resmi Disnaker. Isilah nama dan biodata, kemudian tempelkan foto ukuran 3x4 beserta tanda tangan. Scan hasil pengisian formulir tersebut untuk dikirim. 3. Menunggu Seleksi Administrasi Berkas formulir pendaftaran yang sudah diisi bisa langsung dikirimkan melalui e-mail pihak LPK yang mengadakan. Formulir dalam bentuk cetak juga bisa dikirimkan ke alamat kantor pusat. Proses seleksi berkas administrasi akan berlangsung kurang lebih selama 2 minggu dihitung dari waktu pengiriman berkas. Pelamar bisa menunggu hingga memperoleh balasan e-mail. 4. Mengikuti Psikotest dan Wawancara Apabila data lolos seleksi administrasi, maka calon peserta akan dihubungi untuk melaksanakan psikotes dan wawancara. Tahapan seleksi ini paling tidak memerlukan waktu 2-4 jam, sehingga akan selesai hanya dalam satu hari. Adapun untuk hasil dari psikotes nantinya diumumkan melalui e-mail dalam tempo maksimal 2 minggu dari pelaksanaan seleksi. 5. Melakukan Medical Check Up Pihak LPK nantinya juga akan meminta setiap peserta agar melakukan medical check up awal sebelum melanjutkan seleksi. Pemeriksaan bisa dilakukan di berbagai RS tanpa ada ketentuan khusus. Adapun jenis check up yang perlu dilakukan yaitu riwayat medis, pemeriksaan jantung, mata, gigi, urine, dan darah. Peserta juga perlu melakukan rontgen untuk memastikan kesehatan. 6. Melaksanakan Pendidikan Bahasa Jepang Sebagai persiapan awal sebelum menetap di Jepang, peserta akan diminta untuk menempuh pendidikan bahasa Jepang. Studi ini berlangsung sekitar 3-5 bulan setiap hari Senin sampai Jumat. Peserta bisa menyesuaikan shift pagi atau siang menyesuaikan dengan kesibukan agar tidak mengganggu pekerjaan. 7. Mengikuti Ujian JLPT dan Interview User Setelah masa studi berakhir, peserta harus mengikuti pelaksanaan ujian JLPT agar dapat memperoleh sertifikat N4 dan N5. Pemahaman tentang bahasa Jepang sebelumnya akan sangat dibutuhkan agar bisa lolos pada ujian ini. Selanjutnya, peserta akan dijadwalkan untuk interview user bersama pihak perusahaan Jepang. Bila gagal, maka masih bisa mengulang kembali. 8. Pra-Kerja Pada masa pra-kerja, peserta diharuskan mengurus kelengkapan yang dibutuhkan untuk berangkat ke Jepang. Peserta yang lolos juga perlu melakukan medical check up terakhir. Pra kerja berlangsung kurang lebih 3 bulan. Setelah selesai, semua peserta yang lolos seleksi siap untuk ditempatkan magang di Jepang sesuai kontrak. Jalur Magang di Jepang Sebelum memutuskan untuk mendaftar sebagai peserta magang ke luar negeri, peserta perlu memahami bahwa program ini mempunyai dua jalur. Keduanya diselenggarakan oleh instansi yang berbeda, sehingga prosedur yang dilakukan juga terdapat beberapa perbedaan. Berikut penjelasan tentang jalur magang ke Jepang yang perlu dipahami terlebih dahulu bagi pembaca 1. Swasta Magang ke Jepang jalur swasta diselenggarakan oleh LPK yang sudah memiliki izin SO. Jalur swasta tidak memperoleh subsidi pemerintah, sehingga biayanya jauh lebih mahal. Namun, syarat dan prosedur magang untuk jalur swasta tidak terlalu sulit dan prosesnya cukup cepat. Rekrutmen dilakukan setiap bulan, peserta hanya membutuhkan waktu sekitar 3-5 bulan sebelum akhirnya berangkat magang ke Jepang. 2. Negeri Magang melalui jalur Negeri diselenggarakan oleh Disnaker, program ini dikenal dengan IM Japan. Seleksi untuk menjadi peserta magang umumnya dibuka selama 1 kali dalam setahun. Apabila mengikuti jalur negeri, pemagang akan dimasukkan ke sektor industri Jepang. Setelah kontrak habis, pemagang berpeluang untuk meniti karir pada perusahaan Jepang yang ada di Indonesia. Keuntungan Mengikuti Magang ke Jepang Peserta magang yang sudah lolos seleksi selanjutnya akan berstatus sebagai trainee. Pemagang tidak bekerja penuh seperti karyawan pada umumnya, melainkan mendapat pembelajaran yang berharga. Adapun keuntungan yang akan dirasakan bagi trainee yang sudah ditempatkan untuk magang di Jepang dijelaskan sebagaimana uraian berikut ini 1. Memperoleh Sertifikat JITCO Lembaga JITCO memiliki wewenang memberikan izin dan mengawasi pelaksanaan pelatihan kepada warga asing selama di Jepang. Setiap trainee yang sudah menyelesaikan magang di Jepang nantinya akan mendapat sertifikat JITCO. Sertifikat yang diberikan pada trainee ini menunjukkan kompetensi sesuai bidang kerja yang sudah ditekuni selama magang ke Jepang. 2. Memperoleh Uang Saku Meski berstatus sebagai trainee, pemagang akan mendapatkan uang. Tetapi uang ini bukan disebut sebagai gaji, melainkan sebagai uang saku yang jumlahnya cukup banyak sehingga kerap kali orang-orang salah menyangka bahwa uang ini sama seperti gaji. Besarnya uang saku yang diberikan untuk setiap trainee sekitar Rp8-10 juta per bulan. 3. Mendapat Asuransi dan Modal Usaha Setelah menyelesaikan kontrak magang, trainee juga akan menerima pencairan asuransi yang nilainya sekitar Rp20-50 juta. Bagi pemagang yang mendaftar melalui jalur negeri juga akan mendapatkan modal usaha sebesar Rp70 juta. Sehingga uang ini bisa dioptimalkan untuk membangun usaha sendiri setelah program magang berakhir. 4. Memperluas Pengalaman Selama menjalani magang, trainee akan mendapatkan fasilitas yang memadai. Sehingga, setiap pemagang bisa fokus pada pekerjaan yang sedang ditekuni. Melalui lingkungan kerja yang baik, trainee juga akan mendapatkan pengalaman kerja yang berharga. Sehingga, kelak bisa diaplikasikan saat merintis usaha sendiri atau bergabung di perusahaan lain. Itulah informasi seputar magang di Jepang mulai dari prosedur beserta keuntungan yang akan diterima oleh trainee. Pembaca bisa mengakses situs resmi Disnaker maupun LPK agar dapat memperoleh informasi pelaksanaan seleksi. Bukan hanya perlu mempersiapkan wawasan, tetapi calon peserta juga harus mempersiapkan kesehatan sebelum mendaftar magang. OhayoJepang - Dalam artikel sebelumnya Ohayo Jepang telah membahas mengenai visa jenis baru yang diperkenalkan pemerintah Jepang pada April 2019 lalu yaitu Visa Pekerja Berketerampilan Spesifik atau dikenal dengan Tokutei Ginou. Visa ini diberlakukan dengan harapan bertambahnya jumlah pekerja asing yang tinggal di Jepang dalam periode panjang. Hal ini diperlukan agar terpenuhi kebutuhan tenaga kerja di Jepang untuk menopang berbagai industri. Baca Kerja di Jepang, Ini Perbedaan Visa Pekerja Berketerampilan Spesifik dan Visa Pelatihan Magang Teknis Pada artikel kali ini, akan dibahas 14 sektor pekerjaan yang terdaftar dalam Visa Pekerja Berketerampilan Spesifik secara lebih detail. Misalnya akan dibahas mengenai penanggung jawab secara hukum, isi pekerjaan, hingga jumlah klasifikasi ujian keterampilan yang ada dalam bidang tersebut. Jumlah klasifikasi ujian keterampilan merujuk pada jumlah tes yang ada di dalam satu sektor pekerjaan. Untuk bisa mendapatkan visa ini, pekerja asing diharuskan menguasai keterampilan tertentu yang ada di dalam satu sektor yang akan dilamar. 1. Care Worker Kaigo Isi pekerjaan bidang ini berupa perawatan fisik untuk lansia seperti memandikan, membantu saat makan atau buang air, serta menjaga mental dan fisik lansia yang diurus. Terdapat juga layanan bantuan tambahan seperti membantu jalan-jalan, berolahraga, dan lain sebagainya. Kunjungan ke rumah pasien home visit tidak termasuk ke dalam bidang ini. Jumlah klasifikasi ujian keterampilan kerja 1 Jenis visa ini berada di bawah naungan Menteri Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang. 2. Building Cleaning Management Biru Kuriningu Magang merupakan proses pelatihan yang dilakukan untuk mengembangkan kompetensi dan produktivitas kerja karyawan. Proses magang biasanya dilakukan oleh pekerja yang sudah menandatangani kontrak kerja dengan pihak perusahaan tempatnya ingin bekerja. Kali ini akan dibahas bagaimana cara magang ke Jepang. Simak artikel ini sampai habis ya! Apakah magang menjadi sesuatu yang penting? Jawabannya adalah iya. Dengan adanya magang akan menyiapkan seseorang sebelum benar-benar memasuki dunia kerja dan segala dinamika di dalamnya. Manfaat dari adanya magang selain bisa menambah wawasan seputar dunia kerja kepada seseorang, juga dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki dan juga membangun relasi dalam dunia kerja. Bukan hal yang tidak mungkin, jika selama kontrak magang kinerja seseorang bagus maka besar peluang untuk diterima sebagai pekerja tetap di sana. Untuk itulah, sangat penting untuk membangun hubungan baik dengan perusahaan penyelenggara tempat kita magang nantinya. Beberapa instansi biasanya juga memberikan upah atas apa yang dikerjakan selama magang. Mengapa Harus Magang ke Jepang? Dari sekian banyak negara dengan berbagai instansi atau perusahaan yang bisa dijadikan destinasi magang, mengapa harus Jepang? Ada beberapa kelebihan yang bisa didapatkan seseorang yang memilih untuk melakukan magang ke negeri sakura ini. Pertama adalah ilmu. Tentunya ilmu terkait dengan bahasa Jepang akan didapatkan jika memilih magang ke Jepang. Dengan kemampuan berbahasa yang baik, besar peluang untuk bisa diterima di perusahaan Jepang nantinya. Kedua, magang ke Jepang bisa membentuk sumber daya manusia yang tangguh dalam setiap diri peserta magang. Mengapa? Karena di Jepang, seseorang bisa mempelajari banyak hal, seperti bagaimana etos kerjanya, budayanya, dan sistem kerja yang canggihnya seperti apa. Sertifikat JITCO yang setara dengan D3 sastra Jepang. Jadi selama bekerja, tanpa disadari seseorang layaknya menempuh pendidikan. Artikel Pilihan Persyaratan Agar Bisa Magang ke Jepang Sebelum memutuskan untuk magang ke Jepang, sebaiknya cek terlebih dahulu mengecek kredibilitas instansi tempat mencari lowongan magang ke Jepang. Banyak dari instansi penyedia ini yang tak betul-betul memberangkatkan peserta. Bagi yang ingin magang dalam bidang peternakan, agribisnis, dan juga garmen, kebanyakan instansi menetapkan untuk melengkapi persyaratan seperti di bawah ini Pendidikan calon pelamar minimal SMA atau sederajat Usia minimal 19 tahun hingga 21 tahun Untuk laki-laki tinggi badan minimal 160 cm, dan 150 untuk perempuan Sehat jasmani dan rohani serta tidak memiliki riwayat penyakit khusus Bersedia untuk mengikuti pelatihan yang diwajibkan SO Melengkapi surat seperti, surat berkelakuan baik, keterangan sehat oleh dokter, fotokopi KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, dsb. Pas foto terbaru Surat lamaran disertai materai Surat izin dari wali, seperti orangtua, suami/istri Fotokopi ijazah Sertifikat prestasi * Proses Daftar Magang Jika semua persyaratan di atas telah terpenuhi, maka seseorang sudah bisa melakukan proses pendaftaran secara resmi melalui lembaga yang menyediakan lowongan magang ke Jepang. Berikut ini beberapa prosedur yang harus dipenuhi 1. Pendaftaran Proses pendaftaran magang ke Jepang biasanya terbuka dalam periode tertentu saja. Informasi lowongan magang ini bisa dilihat melalui Depnakertrans atau pun sending organization. Ada dua pilihan proses pelamaran magang ini, yakni melalui instansi pemerintah maupun instansi swasta atau disebut dengan non-pemerintah. Instansi pemerintah, biasanya seseorang akan langsung diarahkan untuk mengisi formulir dan mendapatkan nomor tes. Sedangkan untuk yang mendaftar melalui instansi swasta, biasanya diberikan dua opsi, yakni dengan mendatangi langsung instansi tersebut atau cukup mendaftar dan mengajukan surat lamaran melalui pos maupun surat elektronik atau email. 2. Tahap Seleksi Administrasi Setelah memasukkan surat lamaran ke antara dua instansi tersebut, selanjutnya sampailah pada tahap seleksi administrasi. Pada tahap ini pihak panitia akan melakukan proses seleksi yang mana diantara berkas calon pelamar magang ke Jepang yang layak untuk diberangkatkan. Semua kelengkapan berkas akan diperiksa pada tahap ini. Berkas yang dinyatakan lengkap akan lolos untuk tahap selanjutnya. Pihak panitia akan segera menghubungi pemilik berkas untuk mengikuti tahap pendaftaran selanjutnya. Jadi, pastikan untuk memasukkan kontak yang benar dan bisa dihubungi dalam berkas lamaran magang yang disetor ke pihak penyedia lowongan ya. 3. Tahap Tes Tahap tes ini bersifat optional, artinya tergantung instansi yang ditempati saat mendaftar. Instansi pemerintah, biasanya setelah proses administrasi selesai makan akan dilakukan berbagai tes lain seperti tes bahasa, dan pengetahuan lainnya. Terkadang, tes yang dilakukan juga melibatkan pihak dari Jepang untuk mengukur langsung kemampuan calon pekerja magang. Lembaga swasta setelah semua proses administrasi selesai, para peserta akan diwajibkan mengikuti agar bisa mengikuti berbagai training sebagai persiapan sebelum memulai magang. Dalam proses training atau pendidikan ada sudah meliputi pelatihan bahasa Jepang, pelatihan fisik, dan juga pelatihan pengetahuan lainnya terkait dengan pekerjaan nantinya. 4. Mempersiapkan Keberangkatan Pengumuman kelulusan sudah didepan mata, maka hal yang selanjutnya dilakukan adalah mempersiapkan keberangkatan ke Jepang. Semua tahap sebelumnya pastinya sudah diloloskan dan saatnya untuk diadakan training seputar kehidupan selama di sana. Persiapkan segala sesuatunya, seperti visa dan juga dokumen penting lainnya. Tidak hanya itu, para peserta magang harus melakukan perjanjian kontrak kerja perusahaan dengan pihak Jepang atau perusahaan terkait. Tentunya, perusahaan ini sudah ditentukan sebelumnya pada awal pendaftaran. Perjanjian seputar pekerjaan apa yang dilakukan, upah, dan akomodasi apa yang didapat yang akan dibahas pada tahap kontrak kerja yang akan ditandatangani. 5. Menjalankan Kontrak Kerja Selama 3 Tahun Kontrak magang ke Jepang dilakukan dengan estimasi masa kerja selama kurang lebih 1 hingga 3 tahun. Disini, peserta sudah harus bergabung dengan instansi tempatnya diterima menjadi peserta program magang. Agar bisa mendapatkan value dan penilaian positif, bangunlah hubungan baik dengan pihak perusahaan dan perbaikan kinerja selama magang. Ini menjadi cara magang ke Jepang yang terakhir. Segala tahap atau prosedur di tas harus dilewati untuk bisa magang ke Jepang. Jika, sudah merasa memiliki kualifikasi seperti yang disebutkan di atas, bisa langsung mendaftarkan diri pada lembaga penyedia lowongan. Bidang Pekerjaan Pembuka Lowongan Pasti ada yang bertanya tentang bidang perusahaan apa saja yang kirinya membuka lowongan program magang untuk warga negara Indonesia? Nah, di bawah ini beberapa daftar bidang pekerjaan yang bisa menjadi pilihan berdasarkan informasi lowongan yang dikutip dari sumber terpercaya berdasarkan data Kemnaker yang sejak 1993 dengan bekerja sama dengan IM Jepang Perawat lansia Industrial machinery Building cleaning Industri machinery Industrial electric Machine parts Electronic and informations industries Demikianlah beberapa ulasan terkait persyaratan dan juga cara magang ke Jepang beserta bidang pekerjaan yang membuka lowongan program magang untuk masyarakat Indonesia. Cukup sekian artikel kali ini, semoga bisa menjadi insight untuk pembaca semua dan tentunya dapat menjadi bacaan yang bermanfaat untuk pembaca sekalian. Semoga membantu. Baca juga Kesempatan Besar! Berikut Lowongan Kerja Sastra Jepang Saat Ini

perbedaan magang dan kerja di jepang