Dilansirdari Encyclopedia Britannica, gambar disamping adalah pembuatan magnet dengan cara induksi. Kami sarankan juga untuk membaca artikel yang bermanfaat lainya seperti Ibu jari pada kaidah tangan kanan menunjukan? beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap. Amatigambar C. Letakan tangan kanan tegak di depan wajah anda; telapak tangan kanan dalam posisi tegak menghadap wajah anda. Tekuk keempat jari tangan anda (jari telunjuk, jari tengah, jari manis dan kelingking). Arah keempat jari anda sama dengan arah arus pada lilitan kawat dan arah ibu jari ke kanan sama dengan arah medan magnet. Caramembuat magnet yang dilakukan seperti gambar di bawah ini disebut dengan . Dilansirdari Encyclopedia Britannica, perhatikan gambar, pembuatan magnet seperti pada gambar dilakukan dengan cara digosok. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Membuat magnet dengan cara mendekatkan magnet dengan benda-benda yang dapat ditarik magnet disebut? beserta jawaban penjelasan dan Pemisahancampuran dapat dilakukan dengan berbagai cara. Hal ini bergantung dari zat-zat yang menyusun suatu campuran tersebut. Alat-alat yang dapat digunakan untuk melakukan proses distilasi, antara lain seperti tampak pada gambar berikut: Keterangan gambar : Pemanas. sumber ilustrasi : Cepat Tuntas Kuasai Kimia, Dian Wuri Astuti cara. .adiinduksibdigosokcdeduksiddialiri aliran listriklukaslimakale08lukaslimakale08Jawaban jawaban nya adalah B.menggosokfda29276fda29276Jawaban diinduksi Dilansirdari Encyclopedia Britannica, gambar disamping adalah pembuatan magnet dengan cara induksi. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Percobaan berikut membuktikan sifat magnet? beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap. carapembuatan magnet seperti pada gambar adalahA. elektromagnetB. gosokan C. imbasD. induksikk - Percobaan Membuat Magnet Dengan Cara Elektromagnetik Cara Membuat Magnet di Rumah | Alat & Bahan Sederhana 3 Cara Membuat Magnet (dengan Cara Menggosok, Induksi dan Arus Listrik) serta Cara Menghilangkan Sifat Kemagnetannya Caramembuat magnet dengan gosokan adalah dengan menggosok besi atau baja searah. Source: www.antotunggal.com. Ketiga cara tersebut adalah elektromagnet, menggosok, dan induksi. Cara membuat magnet pada gambar adalah dengan cara. Source: detailsebutkan.blogspot.com. Cara membuat magnet pada gambar adalah dengan cara. Dilansirdari Encyclopedia Britannica, pembuatan magnet seperti pada gambar dilakukan dengan cara mengalirkan arus listrik. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Perhatikan pernyataan berikut ini! Pembuatanmagnet komposit dilakukan dengan memvariasi komposisi serbuk barium ferit sebesar 60%, 70%,80% dan 85% berat magnet komposit. Proses pencampuran dilakukan dengan menggunakan metode kompon dengan cara mencampurkan bahan-bahan penyusunnya dalam bentuk cairan. Hal ini dilakukan Dilansirdari Ensiklopedia, senam irama dapat dilakukan secara jawaban ke 1 dan 2 benar. Itulah tadi jawaban dari Senam irama dapat dilakukan secara? , semoga membantu. Kemudian, Buk Guru sangat menyarankan siswa sekalian untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu pola pengembangan proses dengan penjelasan jawaban dan pembahasan yang lengkap. pembuatanmagnet seperti pada gambar tersebut kutub-kutub magnet no 1, 2, 3, dan 4 yang terbentuk dalam gambar secara urut adalah membuat magnet dengan cara seperti gambar diatas kutub yang terjadi adalah sifat magnet yang sesuai dengan gambar adalah pembuatan magnet dengan cara seperti pada gambar dinamakan doni membuat magnet dengan cara Dilansirdari Ensiklopedia, gambar disamping adalah pembuatan magnet dengan cara induksi. Baca juga: Ahmad meletakkan kamper di dalam lemari. Setelah beberapa saat, baju dan ruangan di dalam lemari berbau harum. Tag cara membuat magnet seperti pada gambar disamping dilakukan dengan cara Cara Membuat Magnet Dari Arus Listrik "Untuk Perlu Diketahui" By Marianto Posted on April 24, 2020 April 27, 2020 iXCKNb9. Cara membuat magnet – Magnet adalah objek yang dapat menarik objek dari logam tertentu. Magnet mempunyai dua kutub, iaitu kutub utara dan kutub selatan di kedua hujungnya. Magnet dapat terbentuk secara semula jadi, tetapi ia juga dapat dibuat oleh manusia. Proses pembuatan magnet boleh dilakukan oleh sesiapa sahaja. Bagaimana membuat magnet ringkas? Secara umum magnet adalah objek yang dapat menarik objek lain yang diperbuat daripada logam. Objek yang dapat ditarik oleh magnet disebut objek magnet. Magnet menghasilkan medan magnet yang berada di sekitar magnet itu sendiri. Sebilangan sifat magnet termasuk mempunyai dua kutub, membentuk medan magnet, dan dua kutub magnet yang sama akan saling tolak, tetapi dua kutub magnet yang sama akan saling menarik. Dua kutub magnet berada di kedua hujungnya, iaitu kutub utara dan kutub selatan, yang merupakan bahagian magnet dengan sifat magnet terkuat. Magnet boleh menjadi magnet semula jadi atau magnet buatan. Magnet semula jadi terbentuk dari proses semula jadi, sementara magnet buatan dibuat oleh campur tangan manusia. Oleh itu, apakah kaedah mudah dan ringkas untuk membuat magnet buatan? Ada 3 cara membuat magnet, iaitu dengan menggosok magnet kekal, dengan aruhan, dan dengan menggunakan arus elektrik atau elektromagnetik. 1. Gosok Cara pertama untuk membuat magnet ialah menggosok magnet kekal. Kaedah ini juga sangat mudah, iaitu menggosok besi atau keluli dengan satu hujung magnet kekal. Arah menggosok mesti dibuat dalam arah yang sama sehingga magnet asas dalam besi atau keluli menjadi sekata dan menunjuk ke satu arah. Penerangan hujung P akan menjadi kutub utara dan Q akan menjadi kutub selatan Gosok mesti dilakukan berulang kali dan ke arah yang sama. Lama kelamaan besi atau keluli akan mempunyai sifat magnet dan menjadi magnet. Kedua ujung besi atau keluli yang digosok akan membentuk tiang magnet, sehingga dapat digunakan untuk menarik objek magnet lain. 2. Aruhan Selain menggosok, cara membuat magnet yang juga cukup mudah adalah dengan menggunakan aruhan. Caranya adalah dengan meletakkan besi dan keluli di dekat magnet kekal. Ini menjadikan magnet asas yang ada dalam besi atau keluli akan terpengaruh dan disebabkan oleh magnet, menyebabkannya berada dalam kedudukan yang teratur dan menunjuk ke satu arah. Berdasarkan gambar di atas, hujung X akan menjadi kutub selatan, sementara hujung Y akan menjadi kutub utara. Sekiranya dilakukan dengan betul, besi atau keluli akan menjadi magnet sehingga dapat menarik objek magnet lain. Hujung besi atau keluli yang berdekatan dengan kutub magnet akan membentuk tiang yang bertentangan dengan kutub magnet yang diinduksi. 3. Arus Elektrik Elektromagnetik Cara terakhir untuk membuat magnet adalah dengan menggunakan arus elektrik. Kaedah ini dilakukan dengan membungkus wayar pada besi atau keluli yang disambungkan ke bateri. Ini menjadikan magnet asas dalam besi atau keluli dipengaruhi oleh arus terus yang dihasilkan oleh bateri, sehingga mereka menjadi tetap dan menunjuk ke satu arah juga. Besi atau keluli akan menjadi magnet dan dapat menarik lapisan besi yang berdekatan. Magnet yang dibuat dengan menggunakan arus elektrik disebut magnet elektrik atau elektromagnet. Arus elektrik mengalir dari kutub positif + ke kutub negatif -. Untuk menentukan lokasi kutub Utara dan Selatan yang terbentuk, anda boleh menggunakan peraturan tangan kanan. Berikut ini akan menerangkan sedikit mengenai peraturan tangan kanan. Peraturan Tangan Kanan Peraturan tangan kanan digunakan untuk menentukan arah tiang. Untuk menentukan arah tiang dengan tangan kanan gunakan ibu jari dan empat jari yang lain. Ibu jari menunjukkan arah utara, empat jari yang lain menunjukkan arah arus elektrik. Posisikan tangan dengan ketentuan seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah. Peraturan Tangan Kanan Sekarang itulah rujukan untuk 3 cara membuat magnet, iaitu dengan kaedah menggosok, aruhan, dan elektromagnetik dengan arus elektrik. Kita juga boleh mempraktikkan cara membuat magnet ini di rumah, selagi langkahnya betul dan sesuai. Semoga dapat menjadi rujukan dan menambahkan wawasan. CARA MEMBUAT MAGNET – Pada artikel sebelumnya kita sudah pernah membahas mengenai ciri-ciri magnet. Dari situ dapat kita ketahui sebuah benda haruslah memiliki 5 ciri-ciri magnet tersebut dahulu agar bisa disebut sebagai magnet. Bahan magnet sendiri ada yang bisa kita dapatkan secara alami dan dapat juga kita membuatnya. Bahan magnet sudah sering digunakan dan dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tidak banyak orang yang mengetahui cara membuat magnet buatan, baik itu cara membuat magnet permanen ataupun magnet sementara. 3 Cara Membuat Magnet Sederhana Magnet dapat dibagi menjadi dua jenis berdasarkan cara membuat magnet tersebut. Pertama, magnet alam yang terbentuk secara alami melalui proses alam, misalnya magnet bumi dan batu magnesian. Kedua magnet buatan yang cara pembuatan magnet nya dilakukan dengan sengaja. Magnet buatan sendiri memiliki beberapa bentuk yang disesuaikan dengan fungsinya. Bentuk-bentuk magnet tersebut adalah magnet batang, tabung silinder, jarum, huruf U, dan ladam tapal kuda. Sedangkan, bahan yang bisa dibuat menjadi magnet adalah bahan-bahan terdiri dari atom magnet seperti baja dan besi. Setiap benda yang terbuat dari besi dan baja bisa dijadikan magnet dengan cara-cara tertentu. Terdapat 3 cara membuat magnet, yaitu dengan cara menggosok, mengalirkan arus listrik, dan induksi magnetik. Agar Anda dapat memahami dengan baik cara buat magnet, simaklah tulisan di bawah ini. Membuat Magnet dengan Cara Menggosok Jika kita memiliki sebatang besi atau sebatang baja, maka benda tersebut tidak dapat menarik jarum atau benda-benda kecil yang terbuat dari logam. Hal tersebut terjadi karena besi dan baja tersebut belum memiliki sifat kemagnetan. Dimana salah satu ciri-ciri magnet adalah bisa menarik benda logam yang berada di dekatnya. Salah satu cara merubah besi atau baja menjadi memiliki sifat kemagnetan adalah dengan cara menggosok. Berikut cara yang dapat Anda lakukan untuk merubah besi menjadi magnet. Alat dan Bahan Satu buah magnet tetap Satu batang besi Beberapa buah jarum Langkah Kerja Peganglah magnet tetap, lalu gosokkan ujung magnet tersebut di sepanjang permukaan batang besi. Gosok besi menggunakan magnet dalam satu arah dan lakukan terus secara berulang-ulang. Lakukan hal ini kurang lebih selama lima menit. Kemudian dekatkan besi tersebut pada jarum. Jika besi tersebut dapat menarik jarum, artinya besi tersebut memiliki sifat kemagnetan. Batang besi yang digosok dengan magnet selama beberapa saat akan berubah menjadi magnet. Semakin lama Anda menggosok besi tersebut dengan magnet, maka sifat kemagnetan pada besi tersebut akan bertahan semakin lama. Dibandingkan baja, benda yang terbuat dari besi dapat dengan mudah berubah menjadi magnet. Kenapa besi dan baja yang digosok dengan magnet bisa mempunyai sifat kemagnetan? Besi dan baja merupakan bahan yang tersusun dari atom-atom magnet atau domain-domain magnet yang disebut magnet elementer. Arah dan susunan magnet elementer yang terdapat pada besi dan baja bentuknya tidak teratur. Ketika besi atau baja digosok menggunakan magnet tetap dalam satu arah, menyebabkan susunan magnet elementer pada benda tersebut menjadi teratur. Sehingga ketika arah magnet elementer pada besi dan baja menjadi seragam, maka bahan tersebut dapat memiliki sifat kemagnetan. Apakah Anda tahu bagaimana cara membuat magnet dengan menggunakan arus listrik? Kita dapat membuat magnet dengan cara mengalirkan arus listrik searah DC melalui sebuah penghantar. Sumber listrik yang digunakan adalah arus listrik searah atau direct current DC. Kita juga dapat menggantinya dengan arus listrik bolak balik atau alternating current AC bertegangan rendah. Akan tetapi jika sumber listrik diganti dengan arus AC bertegangan normal atau tinggi, maka tidak akan bisa merubah penghantar tersebut menjadi bersifat magnetik. Berikut cara membuat magnet dengan cara mengalirkan arus listrik. Alat dan Bahan Satu buah paku besi dengan panjang 5 cm Dua buah baterai segala ukuran boleh ukuran AAA, AA, C, ataupun D Kabel kumparan atau kawat besi Beberapa buah jarum Gunting Langkah Kerja Lilitkan kabel kumparan pada paku besi. Kupas kedua ujung kabel kumparan menggunakan gunting. Hubungkan kedua ujung kabel dengan kutub positif dan negatif baterai. Dekatkan jarum-jarum yang telah disiapkan dengan paku besi yang telah dililit. Maka paku besi tersebut akan dapat menarik jarum-jarum yang berada di dekatnya. Magnet yang dibuat dengan listrik inilah yang disebut sebagai elektromagnetik. Elektromagnetik pertama kali ditemukan oleh Hans Christian Oersted pada tahun 1819. Elektromagnetik termasuk jenis magnet sementara. Hal ini karena ketika arus listrik diputus, maka sifat kemagnetan bahan akan hilang dalam hitungan detik. Sehingga menyebabkan jarum-jarum yang semula menempel pada paku akan jatuh atau lepas. Kita bisa meningkatkan kekuatan elektromagnetik dengan memperbesar nilai tegangan DC atau menambah jumlah baterai dan menambah jumlah lilitan pada paku besi. Dengan ilmu fisika dapat dijelaskan bahwa kabel yang dialiri arus listrik akan menimbulkan medan listrik dan mempengaruhi magnet elementer yang menyusun besi atau baja. Hal tersebut membuat posisi magnet elementer yang semula tidak teratur menjadi seragam dan searah. Sehingga akan membuat besi memiliki sifat kemagnetan. Membuat Magnet dengan Cara Induksi Cara membuat magnet yang ketiga adalah dengan cara induksi. Pernahkah Anda suatu waktu mendekatkan magnet kuat pada beberapa buah paku? Kemudian, apa yang terjadi jika Anda mendekatkan paku yang telah menempel dengan lainnya? Jika Anda mencoba untuk melakukannya, Anda akan mendapati bahwa paku yang menempel pada magnet ternyata juga mampu menarik paku lainnya. Sifat kemagnetan bahan tersebut bahkan masih ada ketika paku tersebut sudah dilepas dari magnet. Cara membuat magnet dengan cara mendekatkan sebatang baja atau besi dengan sebuah magnet disebut sebagai induksi magnetik. Berikut cara membuat magnet dengan metode induksi. Alat dan Bahan Satu buah magnet kuat Satu buah statif Satu batang besi Beberapa buah jarum atau paku kecil Langkah Kerja Letakkan batang besi pada statif dengan posisi vertikal. Letakkan beberapa buah jarum yang telah Anda siapkan di bawah batang besi. Letakkan magnet kuat di atas batang besi dan jepit dengan statif agar posisinya tidak berubah-ubah. Amati jarum yang berada di bawah besi. Jika jarum tersebut menempel pada batang besi, berarti besi tersebut telah mempunyai sifat kemagnetan. Selanjutnya Anda akan dapat mengamati bahwa ketika magnet dijauhkan dari batang besi maka besi akan kehilangan sifat kemagnetannya. Sedangkan jika Anda merubah batang besi tersebut dengan batang baja, maka akan didapati bahwa batang baja masih bisa menarik jarum meskipun magnet telah dijauhkan dari batang baja. Demikian artikel mengenai cara membuat magnet. Dari tulisan di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat 3 cara membuat magnet yaitu dengan digosok, dialiri arus listrik DC, dan dengan cara induksi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda. Baca juga artikel mengenai ciri-ciri magnet. Terima kasih 🙂 JAKARTA - Magnet adalah benda dengan kemampuan dapat menarik benda lain. Cara membuat magnet dapat dilakukan dengan cara yang sederhana. Magnet yang seringkali dijumpai merupakan magnet buatan. Logam merupakan salah satu benda yang bisa ditarik dengan magnet dengan lebih kuat. Ada beberapa cara yang dilakukan untuk membuat sebuah magnet diantaranya yaitu dengan elektromagnetik dan induksi. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini! Bagaimana Cara Membuat Magnet Elektromagnetik? Magnet dapat dibuat dengan mengalirkan arus listrik ke benda magnetis. Kemudian arus listrik bisa menimbulkan medan magnet. Magnet yang dapat terbentuk karena arus listrik ini disebut dengan elektromagnetik. Sifat kemagnetan dari benda tersebut tidak bisa secara permanen atau hanya bersifat sementara. Pada saat arus listrik terputus maka sifat kemagnetan suatu benda juga ikut hilang. Dalam membuat magnet dengan listrik ini bisa dilakukan dengan cara melilitkan kawat transformator pada bahan magnet. Magnet elektromagnetik memiliki beberapa keuntungan yaitu sebagai berikut. Kemagnetan bisa diperkuat dengan menambah jumlah lilitan Penyimpanan sangat mudah Kedua kutub bisa ditukar Adapun cara untuk membuat magnet dengan metode elektromagnetik seperti berikut. Alat dan bahan Paku dengan panjang 5 cm Dua buah baterai Kabel kumparan atau bisa dengan kawat besi Jarum Gunting Langkah kerja Kabel atau kawat dililitkan pada paku. Kupas kedua ujung dari kabel dengan gunting. Hubungkan keduanya dengan kutub positif serta negatif baterai. Dekatkan jamur dengan paku. Lakukan pengamatan . Cara Membuat Magnet dengan Cara Induksi Cara pembuatan magnet selanjutnya bisa dilakukan dengan metode induksi. Pembuatan magnet dengan cara ini cukup mudah untuk dilakukan. Cara membuat magnet induksi bisa dilakukan dengan mendekatkan benda dengan magnet. Benda yang magnetis jika didekatkan magnet akan memiliki sifat magnet meskipun hanya sementara. Contohnya yaitu sebatang besi didekatkan pada sebuah magnet. Berikut tata cara membuat magnet metode induksi. Alat dan bahan Satu buah statif Satu buah magnet yang kuat Satu batang besi Jarum atau paku kecil Langkah kerja Cara membuat magnet dengan induksi dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini. Batang besi diletakan pada statif dengan posisinya yang vertikal Beberapa buah jarum atau batang besi diletakan di dekatnya. Magnet kuat yang telah disiapkan diletakan di bagian atas batang besi lalu jepit menggunakan statif sehingga tidak terjadi posisi. Amati jarum atau paku yang ada di bagian bawah besi. Apabila jarum atau paku menempel maka besi tersebut memiliki sifat kemagnetan atau magnetis. Timbulkan gejala kemagnetan pada paku ataupun pada potongan besi yang kemudian ditarik batang besi menjadi salah satu contoh dari sifat kemagnetan. Pada batang magnet, sifat kemagnetan ini disebut juga sebagai magnet permanen. Tiongkok menjadi bangsa pertama yang memanfaatkan adanya magnet yang digunakan sebagai penunjuk arah kompas. Medan magnet adalah besaran vektor dengan satuan tesla. Ada dua kutub berlawanan yang ada pada magnet yaitu ada kutub utara dan juga kutub selatan. Sifat-sifat magnet yaitu sebagai berikut. Tidak semua benda bisa ditarik magnet. Magnet mempunyai gaya yang bisa menembus benda . Jika terdapat dua magnet dengan kutub yang berbeda dan benda tersebut berdekatan maka akan saling menarik. Jika kutub sejenis berdekatan akan saling menolak. Jika magnet terus jatuh dan juga terbakar maka sifat kemagnetan yang dimilikinya bisa berkurang atau bahkan bisa menghilang.. Itulah cara membuat magnet yang bisa dilakukan dengan membuat magnet elektromagnetik dan magnet induksi. Kedua cara tersebut bisa dilakukan dan dipraktekkan dengan mudah di rumah. Selamat mencoba! Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Cerita petualangan kali ini akan mengisahkan tentang Roro dan Guntur yang bereksperimen membuat magnet. Apakah eksperimennya berhasil? Yuk, baca ceritanya dibawah ini. — Sore ini, Guntur pergi bermain ke rumah Roro. Saat sedang bermain, Guntur merasa haus. Roro pun pergi ke dapur untuk mengambilkan minum. Guntur yang memperhatikan Roro mengambil sebotol air dari dalam kulkas, tiba-tiba pandangannya teralihkan oleh kumpulan hiasan magnet yang menempel di pintu kulkas tersebut. Baca juga Sistem Tata Surya “Ih, aku jadi penasaran, deh. Gimana kalo kita coba membuat magnet sendiri? Mengikuti langkah-langkah yang udah diajarin ibu guru tadi di sekolah”, ucap Guntur penasaran. “Wah, boleh banget, Tur. Coba aku minta tolong ayahku ya untuk menyiapkan peralatannya”, jawab Roro. Roro pun meminta ayahnya untuk menyiapkan beberapa peralatan untuk membuat magnet, di antaranya ada paku besar, paku kecil, baterai besar, kawat, dan magnet. Dengan pengawasan ayah Roro, mereka berdua belajar cara membuat magnet. Baca juga Perkembangan Generatif pada Tumbuhan “Jadi, kita mau pake cara yang mana dulu nih, Ro?” tanya Guntur. “Kita coba dengan cara induksi dulu, yuk. Untuk cara ini, kita hanya membutuhkan magnet, paku besar, dan paku-paku kecil”, ujar Roro. Guntur pun menyiapkan peralatan yang disebutkan oleh Roro. “Nah, kata Bu Guru, membuat magnet dengan cara induksi itu gampang banget. Tinggal deketin magnet ke paku besar selama beberapa menit. Dengan begitu, daya magnet akan mengalir ke paku besar, membuat paku besar mempunyai sifat magnet juga”, jelas Roro. Setelah beberapa menit, Roro pun mendekatkan magnet dan paku besar itu ke kumpulan paku-paku kecil. “Wiih, keangkat tuh paku-paku kecilnya!” Guntur teriak kegirangan. Baca juga Cara Menghitung Luas dan Volume Limas “Aku mau coba dong, pakai cara yang digosok-gosok”, ujar Guntur. Guntur mengambil paku besar dan magnet, lalu mulai menggosok-gosokkan magnet ke paku besar tersebut. “Gini kan ya caranya, Ro?” “Iya betul, menggosoknya harus searah dan teratur, ya. Jangan terburu-buru. Semakin lama kamu menggosoknya, daya magnet yang diterima oleh paku besar akan semakin kuat”, Roro menjelaskan. “Siap, Ro!” Dengan penuh semangat, Guntur menggosok magnet pada paku besar berulang kali. Selang beberapa menit, Guntur mencoba mendekatkan paku besar tersebut ke kumpulan paku-paku kecil. “Eeh eeehh eehhh bisa niiihh Ro, lihaat lihaattt!!!” “Waaahhhhh kereen kereenn!!!” Baca juga Pengaruh Letak Geografis bagi Kehidupan “Okee, kita lanjut ke cara yang terakhir nih, yaitu elektromagnetik. Jadi, kita akan mengaliri benda logamnya dengan arus listrik searah”, ucap Roro “Ih, aku takut, Ro. Nanti kalo kita kesetrum gimana?” ujar Guntur. “Tenang, sini Om bantu”, Ayah Roro menghampiri mereka berdua. “Yeaay! Makasih ya Ayah. Nah, caranya, pertama kita lilitkan dulu seutas kawat pada paku yang besar. Dililitnya harus yang rapat, Yah”, jelas Roro. Ayah Roro dengan hati-hati mempraktekkan apa yang dijelaskan oleh Roro. “Terus, ujung kawat bagian atas ditempelkan pada kutub baterai positif, sedangkan ujung kawat bagian bawah ditempelkan pada kutub baterai negatif”, Roro lanjut menjelaskan. “Kayak gini, Ro?” tanya Ayah Roro. “Betul, Yah”, sahut Roro. “Setelah itu, kita tinggal dekatkan paku besar ini ke paku-paku kecil kan ya?” tanya Guntur. “Yup! Dari aliran listrik ini, paku besar memiliki sifat kemagnetan. Kalo kita dekatkan pada kumpulan paku kecil, pasti nanti akan menempel”, jawab Roro. Ayah Roro kemudian mendekatkan paku besar yang sudah dialiri listrik ke arah paku-paku kecil. Paku-paku kecil tersebut pun menempel pada ujung bawah paku besar. “Yeeeeaaayyyy… Berhasil!!!” Roro dan Guntur teriak kegirangan. Baca juga Mengenal Teks Eksplanasi dan Ciri-Cirinya “Wah ternyata seru juga ya. Kira-kira, kita bakal belajar apa lagi ya nanti? Penasaran deh aku”, ucap Guntur penasaran. “Kita coba lihat sendiri aja Tur materi selanjutnya apa, terus coba belajar mandiri, deh”, jawab Roro. “Belajar mandiri? Nanti kalo ngga ngerti gimana?” tanya Guntur. “Eits! Tenang aja, aku biasanya selalu belajar lewat ruangbelajar. Disana, video belajarnya menarik banget karena ada animasi lucunya. Terus, kakak-kakak Master Teachernya juga asik-asik lagi ngajarinnya. Bikin aku jadi gampang ngerti”, jelas Roro. “Oh ya? Ih mau juga dong, Ro. ruangbelajar pasti bantu aku banget buat belajar di rumah, deh” Nah, kalo kamu mau coba belajar di ruangbelajar, klik banner di bawah ini yaa. Sampai bertemu di petualangan Roro dan Guntur berikutnya, teman-teman! Artikel ini telah diperbarui pada 21 Oktober 2021.

pembuatan magnet seperti gambar disamping dilakukan dengan cara